1. Makna Lambang Thariqat Tijaniyah :
a. Tulisan nama As-Syeikh Ahmad bin Muhammad Al-Tijani r.a, di tengah berbentuk masyrab / kendi, melambangkan Masyrabul Kitmani.
وَأَلَّوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لأسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًا (١٦)
Artinya : “Dan bahwasanya : “Jikalau mereka tetap berjalan lurus di jalan itu ( agama islam ), benar-benar kami akan memberi minim kepada meeka air yang segar ( rezeki yang banyak )”. (QS. Al- Jin, 72 : 16)
b. Nama As-Syeik Ahmad bin Muhammad Al-Tijani r.a, menggunakan tulisan kufi, nisbat kota Kuffah di Iraq , dengan isyarat menjadi kufiya yang artinya dicukupi. Melambangkan martabat terakhir bagi para wali, yaitu Khatmul Awliya.
c. Di mulut Masyrab terdapat tasydid, tanda bacaan dalam tulisan arab, berbentuk riak air melambangkan madad As-Syeikh Ahmad Al-Tijani r.a, yang selalu melimpah ruah.
Artinya : “Sebuah mata air ( dalam surga ) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya “. ( QS.Al-Insan, 76 : 6)
d. Di atas Masyrab, terdapat tiga Tulisan : 1. Al-Khatmul Muhammadiyul Ma’lum, 2. Al-Quthbul Maktum, 3. Al- Barzakhil Makhtum. Melambangkan keagungan martabat kewalian As-Syeikh ahmad Al-Tijani r.a,
e. Sebelah kanan Masyrab terdapat tujuh ujung tangkai daun. Melambangkan tujuh Hadhratul Mustafidah.
f. Tujuh ujung tangkai daun sebelah kiri melambangkan tujuh bacaan Shalawat Jauharatul Kamal.
g. Semua itu dilingkari Na’lur Rasul melambangkan semua gerak langkah ikhwan tijani harus dalm lingkaran sunnah Rasulullah saw.
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (٣١)
Artinya : “Katakanlah :`` jika kamu benar-benar Mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. ( QS. Ali Imran, : 31)
h. Na’lur Rasul Dihiasi tali, melambangkan ikatan, pegangan dan persatuan yang kuat.
Artinya :“ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali ( agama ) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai....” (QS. Ali Imran, 3 :103)




0 komentar:
Poskan Komentar